Tami Jaya, Pilihan Saya di Jalur Jogja - Denpasar
Bagi anda yang sering bepergian naik bus dari Jogja ke Bali dan sebaliknya, mungkin sudah nggak asing dengan bus Tami Jaya. Bus Tami Jaya memang sudah lama melayani rute ini sebelum pemain baru seperti Mansion, Surya Bali dan M-Trans memasuki rute ini. Bisa dibilang Tami Jaya termasuk senior di rute ini seangkatan dengan Safari Dharma Raya & Gunung Harta.
Bus Tami Jaya
Bus yang garasinya berada di kawasan Banguntapan, Kabupaten Bantul ini tidak hanya melayani angkutan umum reguler melainkan juga melayani angkutan pariwisata menggunakan big bus dan medium bus. Untuk trayek reguler Jogja-Bali sendiri Tami Jaya menyediakan 3 kelas yaitu Eksekutif reguler dengan konfigurasi kursi 1-1-1, big top dan suites class
Tiket Bus Tami Jaya
Awal Mula Menjadi Pelanggan Tami Jaya
Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menjadi langganan PO. Tami Jaya. Yang jelas sejak usia TK saya sudah akrab dengan bus Tami Jaya karena sering bolak balik Jogja - Denpasar. Bapak saya adalah pelanggan setia Tami Jaya, selain harga murah juga banyak crew Tami Jaya yang akrab dengan bapak saya. Semakin besar saya semakin kenal dengan PO. Tami Jaya.
Pengennya Hanya Tami Jaya
Ketika kecil saya masih ingat, ada 2 kejadian unik dengan saya pemeran utamanya. Monggo disimak :
1. Bapak saya, Ibu dan Saya baru tiba di terminal bus Ubung, Denpasar. Karena ini tujuan akhir semua penumpang turun. Setelah semua penumpang selesai dikondisikan untuk turun, bus segera pergi untuk menuju ke tempat istirahat. Dan apa yang terjadi??? Saya langsung nangis teriak - teriak karena masih pengen naik bus Tami Jaya. Saya tidak mau diajak naik angkot yang bertujuan ke rumah nenek saya. "Pokok e Tami." Ucap saya waktu itu. Bapak saya membujuk dengan mengatakan bahwa bus tadi rusak dan harus ke bengkel. Dan,,,,saya percaya akhirnya diam dengan dijanjikan naik bus Tami Jaya ketika pulang ke Klatennya nanti.
2. Ini belum lama, baru tahun 2015 kemarin. Saya pulang dari Bali menuju Klaten pengennya naik Tami Jaya. Sialnya, kursi utama habis. Tersisa 3 kursi cadangan di belakang toilet. Sementara itu, ada bus PO. x yang masih banyak sisa kursi. Karena hati saya sudah untuk Tami Jaya, saya lebih memilih membayar kursi cadangan tersebut. Lumayan, bisa tidur klekaran plus dapet bonus selimutnya pak Supir sama bantalnya.
Service Makan yang Sederhana
Untuk ukuran Tami Jaya dengan harga tiket yang sangat murah, tentu anda jangan kecewa dengan service makan yang sederhana. Ingat, sederhana bukan berarti tidak enak. Namun tetap saja kalah mewah dibanding service makan PO. Safari Dharma Raya. Ini pengalaman pribadi saya.
Saran Untuk PO. Tami Jaya
Saran saya untuk Tami Jaya adalah penampilan hiburannya. Sering saya naik PO. Tami Jaya hiburan yang ditampilkan adalah musik dangdut. Menurut saya, hal ini kurang pas bila disajikan untuk penumpang kelas Eksekutif seperti saya ( kemaki sitik ). Lebih baik jika hiburannya adalah musik - musik lawas. Itu sedikit saran dari saya
Inilah artikel saya yang muncul karena saya adalah orang yang mengidolakan PO. Tami Jaya. Artikel ini murni muncul dari hati saya. Saya tidak menerima suatu apapun dari PT. Anugerah Karya Utami Gemilang terkait postingan ini. Maju terus Tami Jaya.
Ini yang double glass



Seblum Tami jaya dolan sampe Bali,seingat saya cah jgja yg brani msuk Bali hanya JATAYU.Dgn armada warna coklat mesin hino RK.AB 2665 & AB 2666 BA.Setlah Jatsyu ini menhilang,tak lama kok munculah Tami jaya ini.Apkah mbak Tami ini neruske trayeknya jatayu..Juga saya pernah ingat ada bis Tami jaya AB 2769 BA mercy LP 911 & AB 2842 BA mercy OF 1113 ngeline trayek jgja cilacap,tpi namanya
BalasHapusTami jaya Restu Anda..Apkah saat itu tami sudah membeli tray
Eknya po Restu Anda yg memang p
ernah ada saat terminal baru pindah di Umbulharjo slitar th 1983 an.Restu anda ini sepantaran dgn munculnya po raharja th 1976..jurusanya jgja cilacap.Kalo raharja jurusan jgka pw kerto..Mohon pencerahan bagi yg msih ingat saat itu..
kebetulan bapak saya dulu juga kerja di Jatayu. Jaman kecil sering main ke pringgokusuman tempat garasinya jatayu hehe
Hapus