Postingan

Warga Pati, Kalian Luar Biasa

Gambar
Siapa sangka, Pati sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang beberapa waktu lalu mendapatkan kesan buruk karena pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya bos rental di Kecamatan Sukolilo kini mendapatkan banyak apresiasi dan dukungan dari hampir seluruh masyarakat Indonesia karena perjuangan rakyatnya dalam melawan kesewenangan Bupatinya sendiri. Demonstrasi masyarakat Pati untuk menuntut Bupati Pati, Pak Sudewo mundur dari jabatannya itu berlangsung kemarin 13 Agustus 2025. Demonstrasi ini adalah kelanjutan dari aksi protes yang sebelumnya sudah digelar masyarakat Pati untuk menolak kenaikan PBB-P2 sebesar 250%. Masyarakat Pati berdemo ( sumber gambar : detik.com ) Rencana demonstrasi ini mendapat dukungan dari banyak kalangan. Banyak warga Pati yang merantau kembali ke Pati untuk mengikuti demonstrasi, bahkan ada yang bukan warga Pati juga ikut demonstrasi sebagai wujud solidaritas sesama warga negara. Tidak ada yang salah bagi warga non-Pati untuk turut serta dalam demonstrasi ini. Berdem...

Membahas Soal Manuver LMKN Yang Semakin Wagu

Belum lama ini media masa dipenuhi berita soal salah satu waralaba restoran di Indonesia yang tersandung masalah royalti karena memutar musik di gerai-gerainya. Pada akhirnya kasus ini berakhir damai dan waralaba restoran tersebut bersedia membayar uang royalti sebesar 2,2 Milyar rupiah kepada SELMI. SELMI sendiri adalah Sentra Lisensi Musik Indonesia yang merupakan salah satu Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Akibat adanya peristiwa tadi, banyak kafe dan restoran yang sebelumnya sering memutar musik  kini menggunakan cara lain sebagai cara untuk menghibur pengunjung restoran yang salah satunya adalah memutar suara burung, alam ataupun suara lain yang intinya tidak ada unsur musiknya. Apakah kemudian masalah selesai? Tidak juga.  Dilansir dari  Detik.com  Komisioner LMKN Bidang Lisensi dan Kolekting, Jhonny W. Maukar mengatakan bahwa suara burung yang berasal dari perekaman ulang harus membayarkan royalti kepada pihak perekam. Sementara royalti tidak perlu dibayarkan...

Membantah Anggapan Kalau Pengibar Bendera One Piece Adalah Pembenci Negara

Gambar
Beberapa hari lalu saya membeli sekitar 16 bendera one piece untuk saya bagikan kepada warga disekitar rumah saya sekiranya ada yang ingin memasang. Sebelum melanjutkan tulisan ini, saya mempersilahkan jenengan untuk menganggap saya fomo, ikut-ikutan atau apalah itu bagi yang beranggapan begitu. Ya saya akui saya ikut-ikutan. Tapi bukan sekedar ikut-ikutan mengibarkan bendera one piece, lebih dari itu saya juga ikut-ikutan menyuarakan keresahan, kekecewaan dan kekesalan masyarakat terhadap pemerintah. Bendera Merah Putih dan One Piece yang sempat terpasang di Desa Ngabeyan Bendera itu dipasang pada hari Minggu, 3 Agustus 2025 oleh rekan-rekan pemuda di lingkungan saya yang dipimpin oleh bapak saya ( yang kebetulan bapak saya adalah ketua RW ). Tapi jangan salah, kami tetap memasang bendera merah-putih sebagaimana kebiasaan setiap agustus. Tapi dibawah bendera merah putih itu ada tambahan bendera one piece. Kami tak akan senaif itu untuk meletakkan merah putih di bawah simbol lain. Inga...

Obrolan di YIA Yang Berujung Sungkan dan Merasa Menuduh Orang Lain Gak Mampu

‎Suatu hari saya harus melakukan perjalanan ke rumah nenek saya ke Bali. Karena ngejar waktu saya putuskan buat melakukan perjalanan via udara. Seperti biasa, saya selalu naik Lion Air kalau ke Bali entah itu dari Bandara Adi Soemarmo maupun dari Bandara Internasional Yogyakarta. Kebetulan waktu itu saya memutuskan terbang dari YIA karena harga tiketnya lebih murah ( Kalau ini sih gak pasti, kadang dari Solo lebih murah kadang dari YIA yang lebih murah ). ‎Sambil menunggu check in saya duduk-duduk dulu di dekat konter check-in sambil main handphone. Tak lama kemudian datang rombongan sekeluarga yang terdiri dari Bapak, Ibu dan kedua anaknya duduk di dekat saya. Sebagai seseorang yang menjunjung tinggi keramah tamahan saya langsung melemparkan senyum kepada mereka yang dibalas senyum juga oleh bapaknya. Gak lama kemudian bapaknya bertanya kepada saya, "Mas orang Bali ya?" ‎Saya bisa menebak kenapa beliau bertanya begitu, kebetulan saya mengenakan jersey Bali United. ‎"Say...

Sekedar Nostalgia Masa Sekolah : One Plant

Gambar
Banyak orang yang berkata kalau masa sekolah paling indah ialah saat masa SMA/K. Agaknya saya juga menyetujui pendapat itu. Bagi saya pribadi, masa paling berkesan memang saat saya berada di SMK. Bukan,,,bukan,,,ini bukan soal percintaan atau asmara. Melainkan soal perkawanan. Masa SMK saya memang tidak pernah dihiasi oleh bab asmara berbeda dengan kebanyakan kawan-kawan saya. Personil One Plant saat kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropis tahun 2016 Saya masuk ke SMK pertanian. Sejak awal masuk, saya sudah yakin 100% diterima. Lha gimana enggak? NEM saya saat itu adalah 31,1 dari 40. Disaat teman lain yang NEMnya sama dengan saya berebut masuk ke sekolah lain yang tingkat gengsinya lebih tinggi seperti SMK Negeri 2 Klaten saya dengan mantap memilih SMK N 1 Trucuk jurusan pertanian sebagai pelabuhan baru pasca lulus SMP. Alhasil sejak mendaftar saya sudah bisa dipastikan diterima. Asal Usul One Plant Saat daftar ulang, nama saya masuk dalam daftar siswa kelas X ...

Jadi Suporter Bola Itu Banyak Hal Yang Dikhawatirkan : Mulai Dari Nggak Berani Pakai Jersey Kebangaan di Kota Orang Sampai Was-was Timnya Pindah Homebase

Belasan tahun sudah saya menjadi suporter sepakbola tepatnya sejak tahun 2007, selama belasan tahun itu pula saya sering memperhatikan dinamika sepakbola Indonesia khususnya di dunia persuporterannya. Sepakbola memang tidak bisa dipisahkan dari suporter. Sepakbola bisa lebih berasa berwarna dan asik dinikmati berkat aksi suporter yang sering memperlihatkan koreografi dan nyanyian dari tribun. Tanpa suporter, sepakbola bakalan terasa lebih hambar. Tim yang saya dukung sejak 2007 adalah Persis Solo. Berasal dari Klaten membuat saya mudah untuk menjangkau Kota Solo sehingga turut juga jatuh cinta kepada tim asal kota tersebut. Entah sudah berapa puluh kali saya nonton bola di Manahan. Yang jelas saya hampir mengikuti setiap dinamika yang menerpa tim Persis Solo mulai dari era Liga Djarum, tercecer di papan bawah divisi utama sampai hampir degradasi ke Divisi 1, sempat mengalami dualisme, kompetisi yang dibekukan, era Liga 2 hingga sekarang Persis Solo berkompetisi di kasta tertinggi perse...

Mengupas Beberapa Pertanyaan Yang Pasti Anda Dapatkan Kalau Jadi TKI di Malaysia

Terkadang setelah kita memutuskan untuk bekerja di luar negeri, akan ada beberapa pertanyaan yang datang ke kita entah itu dari kawan, kenalan hingga keluarga sendiri. Pertanyaannya pun beragam mulai dari yang serius dah benar-benar butuh untuk kita jawab hingga beberapa pertanyaan nyeleneh yang sebenarnya gak penting-penting banget buat kita jawab. Nah untuk itu akan saya kupas beberapa pertanyaan yang akan njenengan dapatkan kalau semisal jadi TKI di Malaysia 1. Kenapa Malaysia? Kan Gajinya Nggak Segede Jepang Ini adalah pertanyaan yang sering saya dapatkan ketika kawan-kawan saya tau kalau saya bakal ke Malaysia buat jadi TKI. Rata-rata pertanyaan yang datang adalah soal gaji. Memang harus diakui kalau gaji TKI Jepang dan Malaysia bisa dibilang bumi dengan langit. Dilansir dari  Antara  gaji TKI di angka 24-30 juta per bulan. Jauh dari gaji TKI di Malaysia yang kisaran 6-8 juta per bulan. Tapi memang ada beberapa kawan saya yang sengaja ke Malaysia dulu untuk bekerja dan me...